16/02/18

Keadaan Wanita Dan Pria Di Surga

Keadaan Wanita Dan Pria Di Surga
KEADAAN WANITA DAN PRIA DI SURGA

Assalamualaikum wr.wb ustad
Maaf saya mau bertanya

1. Bagaimana maksud dari lelaki yg masuk surga akan dikawinkan dengan para bidadari surga, lalu bagaimana dengan perempuan ustad? Apakah juga mendapat bidadari laki laki.

2. Lalu bagaimanakah dengan istri saat didunia, apakah tidak bersama lagi dengan suaminya di surga (karena sudah ada para bidadari)

3. dan apakah tidak ada rasa cemburu jika si istri di dunia ini melihat suaminya dengan para bidadari surga?

4. Dan apa yg harus dilakukan istri, agar menjadi istri yg sholeh sholihah dan agar bisa berkumpul dengan suami di dunia akhirat ustad???

5. Saya punya pertanyaan lagi ustad
Bagaimanakah cara mnyikapi calon suami yg membatalkan menikah karena alasan takut tidak mampu memberi nafkah batin karena lutut nya mudah sakit dan linu linu?
Apakah itu berarti sang calon suami tidak serius ingin mnikah???

Maaf jika ada tutur kata yg kurang berkenan ustad

Wassalamualaikum wr.wb

JAWABAN

1. Kalau perempuan itu tidak pernah menikah, atau menikah tapi cerai dengan suaminya, maka dia akan mendapat laki-laki dari dunia. Bagaimana cara perjodohannya wallahu a'lam. Yang jelas, semua ahli surga tidak ada yang sendirian. Berdasarkan hadits sahih riwayat Muslim Nabi bersabda:

ما في الجنة أعزب

Artinya: Di surga tidak ada yang tidak menikah.

2. Perempuan bersuami akan tinggal bersama suaminya di surga apabila keduanya sama-sama masuk surga. Dalam sebuah hadits sahih Nabi bersabda:

لكل رجل من أهل الجنة زوجتان من الإنسيات ، سوى الحور العين

Artinya: Bagi setiap lelaki ahli surga mempunyai dua istri dari manusia selain bidadari.

Ibnu Hajar Asqolani dalam Fathul Bari, hlm. 6/325, menafsiri hadits di atas sbb:

والذي يظهر أن المراد أن أقل ما لكل واحد منهم زوجتان

Artinya: Yang jelas dari hadits di atas bahwa yang dimaksud adalah bahwa satu laki-laki di surga sedikitnya memiliki dua istri di surga. Baca detail: Wanita di Surga


3. Kalau pola pikir wanita ahli surga tidak berubah dengan saat di dunia, maka tentunya cemburu. Namun kalau logika berfikirnya sudah dirubah Allah, maka bisa tidak cemburu. Wallahu a'lam.

4. Taat pada suami. Berusaha mencari suami yang salih agar bisa sama-sama masuk surga dan hidup bersama di surga. Baca detail: Wanita di Surga

5. Kalau ucapan calon suami itu jujur, maka dia memang kuatir tidak dapat memberi nafkah batin istrinya. Kuatir istrinya akan kecewa. Kalau dia tidak jujur, maka banyak kemungkinan alasan yang mendasarinya. Apapun itu, intinya dia tidak mau menikah. Dan calon istrinya hendaknya cari calon suami lain. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

MENIKAH DENGAN SEPUPU SENDIRI, BERAKIBAT CACAT PADA ANAK?

Assalamualaykum pak ustad, saya hamba allah dari bekasi.

Sepupu saya ingin menikahi saya, ibu dia adalah adik tirinya ayah saya. Jadi kami 1 nenek beda kakek. Menurut agama kami boleh menikah. Sepupu saya sudah datang menemui orang tua saya dan bilang kalau dia ingin menikahi saya. Tapi ayah saya menolaknya secara tidak langsung dengan alasan kami masih sama-sama kuliah. Tapi setelah itu ayah saya bicara pada saya bahwa saya tidak boleh berhubungan sama sepupu saya itu karena masih saudara nanti sakit-sakitan katanya, ayah saya juga bilang kalau dia belum punya rumah, tidak mapan dan kakak saya pun bilang kalo menikah dengan sepupu nanti anaknya cacat.

Sekarang saya sudah selesai kuliah dan sepupu saya juga sedang proses membuat skripsi. Saya juga ingin menikah dengan dia tapi saya tidak berani menceritakan perasaan saya kepada orang tua saya, saya selalu memendam perasaan saya. Saya menyukainya karena dia soleh dan rajin ibadahnya.

Saya sedih sekali setiap ayah saya selalu menghina dan menjelek-jelekan dia. Saya merasa dia bisa membimbing saya untuk lebih dekat dengan allah. Tapi saat ini orang tua saya sedang bermasalah dengan ibunya sepupu saya itu. Tapi ibu sepupu saya merestui hubungan kami. Kami ingin segera halal untuk menghindari fitnah dunia.

Yg ingin ditanyakan :

1. Benarkah jika menikah dengan sepupu bisa sakit-sakitan dan anaknya cacat?
2. Bagaimana caranya saya menjelaskan pada orang tua saya bahwa saya juga ingin menikah dengannya?
3. Apakah saya harus bertahan atau menyerah karena hubungan orang tua kami yang kurang baik?
4. Apakah ada amalan agar kami bisa dapat restu dari orang tua saya?

Mohon solusinya pak ustad. Terima kasih

JAWABAN

1. Soal sakit dan cacat itu kaitannya dengan genetika orang tuanya. Tidak terkait dengan perkawinan antar kerabat. Silahkan lihat beberapa artis yang anak-anaknya mengalami cacat mental atau fisik, apakah mereka menikah dengan kerabat? Jawabnya tidak. Rasulullah sendiri menikahkan putrinya Fatimah dengan sepupunya yaitu Ali bin Abi Talib.

2. Jelaskan saja apa adanya. Kalau sulit melakukannya, minta tolong saja pada orang lain yang bisa menjelaskannya secara lebih mudah.

3. Itu pilihan anda untuk bertahan atau menyerah. Jalan tengahnya, cobalah ungkapkan dulu keinginan anda dan tunjukkan bahwa anda bersungguh-sungguh dengannya. Kalau ternyata orang tua tetap tidak merestui, maka menyerah akan lebih baik. Toh, orang tua hanya satu, sedangkan pria masih banyak pilihan lain.

4. Baca detail: Doa Agar Disayang

PERNIKAHAN TANPA WALI PIHAK LAKI-LAKI

Assalamualaikum ustadz/ustadzah. Jika saya (laki laki) menikah dan direstui kedua orangtua wanita (ayah wanita mau menjadi wali) tapi kami menyembunyikan pernikahan ini dari kedua orangtua saya karna orangtua ingin saya lulus kuliah dulu,

1. apakah nikah ini termasuk pernikahan yang resmi atau siri? Jika siri, bila nanti kedua orangtua saya sudah tau dan merestui juga, apakah harus menikah lagi secara resmi? Berapa umur minimal dalam UUD untuk menikah resmi? Dan bolehkah menikah hanya akad saja tanpa walimah/resepsi? Syukron

JAWABAN

1. Hukum nikahnya sah. Karena, yang diperlukan untuk sahnya nikah ada tiga yaitu: wali nikah pihak perempuan, ijab kabul antara wali dan pihak laki-laki, dua saksi laki-laki yang adil. Baca detail: Pernikahan Islam

2. Nikah siri atau resmi ditentukan oleh apakah pernikahan itu didaftarkan secara resmi ke KUA (Kantor Urusan Agama) atau tidak. Kalau didaftaran ke KUA maka disebut nikah resmi.

Jadi, tidak ditentukan oleh ada atau tidakadanya wali dari pihak lelaki. Baca juga: Gugat Cerai Nikah Siri

Menyimpan Aib Zina Pada Calon Suami

Menyimpan Aib Zina Pada Calon Suami
GADIS TIDAK PERAWAN HARUSKAH MENGAKU PADA CALON SUAMI?

Assalamualaikum ustad, saya mau bertanya, saya wanita yang pernah berzina sebelumnya, dan sekarang saya sadar akan kelakuan dan kesalahan saya di masa lalu. Saya telah taubat nasuha, dan mendekatkan diri kepada allah. Dan sekarang saya sedang dijodohkan dengan seseorang oleh keluarga saya (taaruf) dan saya baru mengetahui jika dari muka dan telapak tangan bisa digambarkan wanita seperti apakah saya. Saya merasa malu sekarang, keluarga saya tidak ada yang tahu aib saya. Yang ingin saya tanyakan,
1. Apakah saya boleh taaruf ustad? Sementara saya selalu mencoba memperbaiki sikap dan mendekatkan diri kepada Allah,
2. Haruskah saya mengakui aib saya kepada semua orang yang ada, termasuk calon suami saya nanti pada saat dia datang bertemu keluarga saya ustad? mohon penjelasan nya ustad, terima kasih

JAWABAN

1. Tentu saja boleh. Namun, dalam Islam, taaruf atau perkenalan antara dua lawan jenis harus mengikuti aturan syariah. Antara lain, tidak boleh sampai terjadi khalwat (berduaan). Baca detail: Hukum Kholwat

Lebih diutamakan taaruf anda dilakukan tidak fisikal tapi secara maya melalui medsos atau telpon. Ini dibolehkan selagi dalam percakapan tidak mengandung ucapan atau tulisan yang bersifat kotor (porno) yang mengundang dan menstimulasi syahwat. Baca detail: Taaruf Online

2. Tidak harus menceritakan aib anda. Bahkan sebaiknya dan seharusnya menyimpan rahasia tersebut kecuali kalau dia menanyakan atau mensyaratkan anda harus perawan. Maka, dalam kondisi seperti ini anda harus menyatakan sejujurnya.

URAIAN

KEWAJIBAN MENYIMPAN RAHASIA AIB


Nabi bersabda dalam sebuah hadits riwayat Malik dalam kitab Al-Muwatta':

أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ آنَ لَكُمْ أَنْ تَنْتَهُوا عَنْ حُدُودِ اللَّهِ، مَنْ أَصَابَ مِنْ هَذِهِ الْقَاذُورَاتِ شَيْئًا فَلْيَسْتَتِرْ بِسِتْرِ اللَّهِ، فَإِنَّهُ مَنْ يُبْدِي لَنَا صَفْحَتَهُ نُقِمْ عَلَيْهِ كِتَابَ اللَّهِ

Artinya: Wahabi manusia, telah tiba bagi kalian untuk berhenti berbuat dosa besar. Barangsiapa yang melakukannya, maka hendaknya dia merahasiakannya. Barangsiapa yang menampakkan, maka kami akan kenakan hukum Allah padanya.

Dalam menjelaskan maksud hadits ini, Ibnu Abdil Bar dalam kitab Al-Tamhid lima fil Muwatta minal Ma'ani wal Asanid, hlm. 5/337, menyatakan:

وفيه أيضا ما يدل على أن الستر واجب على المسلم في خاصة نفسه إذا أتى فاحشة

Artinya: Dalam hadits ini menunjukkan bahwa menutup aib itu wajib bagi muslim khususnya bagi dirinya sendiri apabila melakukan perbuatan dosa.

HARUS BUKA AIB ZINA APABILA SUAMI MENSYARATKAN CALON ISTRI HARUS PERAWAN

Apabila suami mensyaratkan istri harus perawan, maka calon istri harus menjelaskan kenyataan yang sebenarnya apabila ternyata dia sudah tidak perawan. Apabila si wanita tidak menjelaskan, maka si suami memiliki hak untuk menggagalkan pernikahan (fasakh). Al-Bahuti (madzhab Hanbali) dalam Kasyful Qina' an Matnil Iqna' menyatakan:

وإن شرطها بكرا فبانت ثيبا فله الخيار.

Artinya: Apabila suami mensyaratkan istri harus perawan dan ternyata tidak, maka suami boleh memilih (untuk memutuskan pernikahan).

Al-Dasuqi dalam Hasyiyah Dasuqi menyatakan:

حاصله: أن من تزوج امرأة يظنها بكرا فوجدها ثيبا فلا رد له إلا أن يشترط أنها عذراء

Artinya: Pria yang menikahi wanita yang dikira perawan, ternyata tidak perawan, maka tidak boleh pria itu menolaknya kecuali apabila pria itu mensyaratkan si wanita harus perawan.

Pandangan madzhab Hanafi berbeda. Menurut mereka, kalau sudah akad nikah, maka tidak boleh membatalkan pernikahan hanya karena si istri tidak sesuai kriteria yang diinginkan. Al-Sarakhsi dalam Al-Mabsuth menyatakan:

فإنه لو تزوجها بشرط أنها بكر شابة جميلة فوجدها ثيبا عجوزا شوهاء لها شق مائل وعقل زائل ولعاب سائل، فإنه لا يثبت له الخيار.

Artinya: Apabila pria menikahi wanita dengan syarat harus perawan, muda dan cantik lalu ternyata janda, tua dan jelek, maka si pria tidak bisa menggagalkan pernikahan.
Baca juga: Menikahi Wanita Pernah Berzina (Tidak Perawan)

KONSULTASI NIKAH DAN CERAI

Bismillahirahmanirohim
Selamat malam ustad saya seorang istri. Mau bertanya masalah masih sah kah pernikahan atau sudah jatuh talakkah pernikahan kami

Saya sering ribut dengan suami. Entah itu masalah sepele ataupun masalah serius.
Dia pernah menjatuhkan talaknya pada saya sekali dengan mengucapkan "kita cerai" pada saat marah besar kemudian pergi dari rumah Dan kembali kerumah orang tuanya tetapi keesokan harinya dia pulang.

A. Apakah ini sah jatuh talak walau dalam keadaan marah?

Selanjutnya sering lagi kami bertengkar ustad entah itu langsung atau via Hp
Dia pernah BBM saya "Pusing hidup dengan saya,enak sendiri aja. Terus saya bilang maksudnya kita jalan sendiri-sendiri. Dia jawab lebih baik begitu. Terus saya tegaskan jadi kita cerai terus dia jawab kalau saya tidak berubah pas pulang kerja nanti.

B. Apakah ini sudah jatuh talak karna saya tidak tau niatannya?

Terus saat bertengkar lagi dia bilang lagi sambil mencekik saya.
Kalau dikasihkan anak kami untuk dia. Dia akan menceraikan saya.
Padahal ada perjanjian dalam pernikahan dia tidak boleh memukul atau akan jatuh talak

C. Apakah ini juga jatuh talak?

Terakhir saat saya melarang adik ipar saya untuk mencium anak sqya karna dia sakit TBC. Suami saya malah marah kesaya dan bilang kalau adik dan ibunya lebih penting dari pada saya dan anak saya yang bisa dicari lagi. Kalau saya mau. Hari itu juga dia akan mengurus surat cerai kami. Tapi saya hanya diam saya mendengar dia berbicara.
D. Apakah hal ini termasuk talak juga.

Mohon bimbingannya pak ustad karna saya ragu. Apakah masih sahnya pernikahan kami atau sudah tertalak menurut agama dan hubungan kami termasuk zina
Terima kasih jawabannya pak usatad

Wasalamu'alaikum wr wb

JAWABAN

A. Ya, ucapan tersebut berakibat jatuh talak satu menurut mayoritas ulama.

B. Itu masuk kategori talak kinayah. Apabila disertai niat, maka jatuh talak. Apabila tidak ada niat cerai, maka tidak terjadi talak.

C. Tidak jatuh cerai. Karena ucapannya masih kondisional (kalau dikasihkan anak). Adapun soal perjanjian nikah tidak akan memukul, dan ternyata itu dilanggar olehnya, maka itu tidak otomatis jatuh talak. Pelanggaran itu hanya memberikan hak pada istri untuk melakukan gugat cerai. Baca detail: Cerai dalam Islam

D. Tidak jatuh cerai. Ucapan dia "akan mengurus surat cerai" mengandung kata "akan" yang berarti masa yang akan datang. Ucapan seperti ini tidak jatuh cerai. Baca detail: Talak Masa Depan

CATATAN:

Kalau anda berdua masih saling mencintai dan masih ingin mempertahankan rumah tangga, maka hendaknya kedua pihak saling menjaga ucapan agar tidak saling menyakiti. Terutama anda sebagai istri hendaknya lebih menghormati suami dengan tidak bersikap yang terkesan membangkang. Kalau ingin mengungkapkan sesuatu, baik secara lisan atau perilaku, maka hendaknya dilakukan dengan cara yang sekiranya tidak menyakiti/menyinggung suami atau lebih baik diam. Itu akan baik bagi anda berdua dan bagi anak. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

12/02/18

Ahli Waris Peninggalan Istri

Ahli Waris Peninggalan Istri
HARTA MILIK ISTRI SIAPA YANG BERHAK?

Assalamu'alaikum wr, wb.

Mohon maaf sebelumnya kalau saya sedikit curhat masalah rumah tangga saya.
- Saya menikah dengan duda dengan 4 anak. Sebelum menikah, dia hanya bilang bahwa anaknya ada 2, 1 ikut ibunya dan 1 ikut mantan istrinya (ternyata 3 anak ikut mantan istrinya dan saya ketahui dari ibunya setelah menikah).
- Sebelum menikah, saya telah membeli sebuah rumah dan sepeda motor atas nama saya yang 100% berasal dari gaji saya.
- Pada saat menikah dengan saya, kondisi suami adalah 0 (tidak punya pekerjaan tetap, sehingga saya kasihan pada dia. Pada masa perkawinan pertamanya, dia pernah membeli rumah, tapi diberikan ke istri pertamanya saat bercerai).
- Bisa dikatakan suami tidak memberi nafkah kepada saya. Kalaupun dia beberapa kali memberi uang 1 juta kepada saya, uang tsb sering saya pergunakan untuk keperluan dia sendiri (misalnya untuk biaya pulang ke rumah ibunya di luar kota dan sebagian uangnya saya berikan kepada ibunya tsb). Saya memaklumi keadaan suami saya tersebut karena dia harus membiayai sekolah 4 anaknya sampai sarjana, bahkan anak pertamanya yang telah menikahpun masih dia bantu.
- Selama masa perkawinan saya membeli rumah dan mobil yang 100% berasal dari gaji saya.
- Seluruh biaya rumah tangga : sandang, pangan, papan, dll (termasuk biaya rencana ibadah ke tanah suci) 99% berasal dari gaji saya.
- Beberapa kali suami mendapat warisan dari almarhum ayahnya (karena banyak, diberikan bertahap sesuai warisan mana yang terjual), dia tidak mau memberitahu kepada saya dan langsung dipergunakan untuk keperluan 4 anaknya (alasannya karena saya memang tidak perlu tahu).

Saya tidak bisa mengeluh kesiapapun karena saya malu membuka aib suami. Kalau saya singgung ke dia, dia selalu marah dan ancamannya adalah perceraian. Saya tidak ingin bercerai karena alasan nama baik dan itu akan menghancurkan hati ibu saya.

Yang saya tanyakan, bagaimana status 2 rumah, mobil dll, bagaimana jika suatu saat saya meninggal, siapa yang berhak atas harta saya tsb? Mhonpencerahan apa yang harus saya lakukan ?.

Demikian, mohon maaf jika bahasa yang saya sampaikan tidak bisa runtut. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

Wassalam

JAWABAN

Kalau anda meninggal lebih dulu dari suami, maka suami berhak mendapat warisan dari harta anda senilai 1/2 (kalau anda tidak punya anak) atau 1/4 (kalau anda punya anak kandung). Selain suami, anak kandung anda dan orang tua juga berhak mendapat warisan sesuai dengan bagian masing-masing menurut hukum waris. Baca detail: Hukum Waris Islam

APAKAH IBU DAPAT HARTA WARISAN?

mohon maaf sebelumnya.
Saya mau bertanya jika seorang istri meninggal dunia si ibu istri itu menggugat harta gono gini si anak dengan alasan kenangan peninggalan katanya. Apakah itu ada aturan seorang ibu menggugat harta gono gini anak ?

JAWABAN

Ibu mendapat warisan dari harta peninggalan anaknya. Adapun jumlahnya tergantung dari kondisi ahli waris yang lain. Apabila si pewaris tidak punya anak, maka ibu mendapat 1/3 dari total harta peninggalan. Apabila si pewaris punya anak, maka ibu mendapat 1/6. Baca detail: Hukum Waris Islam

Jadi, istilahnya bukan harta gono gini, tapi harta warisan. Gono gini hanya dipakai untuk harta bersama antara suami istri. Baca detail: Harta Gono gini

MEMANFAATKAN HARTA WARISAN SEBELUM DIBAGIKAN

Assalamualaikum Wr Wb.
Hukum untuk orang yang memanfaatkan harta warisan sebelum wawrisan tersebut di bagikan bagaimana?

JAWABAN

Hukumnya haram dan itu seperti mencuri atau ghosab karena itu sama dengan mencuri dari ahli waris yang haknya diambil. Sebagaimana diketahui, ketika seseorang meninggal, maka harta peninggalannya harus segera dibagikan setelah dipotong hutang dan wasiat almarhum pewaris. Baca detail: Hukum Waris Islam

Apabila pembagian waris itu tidak segera dilakukan, dan pengendali harta itu memanfaatkan harta tersebut untuk keperluannya sendiri, maka berarti dia telah memakan harta orang lain secara ilegal dan haram. Baca detail: Dosa Besar dalam Islam

Kalau dia ingin bertaubat, maka salah satu caranya adalah dengan mengembalikan harta yang dimakannya beserta keuntungan yang diperoleh. Kecuali kalau ahli waris memaafkannya. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

ANAK TIRI APAKAH DAPAT WARISAN?

Assalamu' alaikum wr wb
Yth. Ustadz

Mohon penjelasan soal harta warisan
Saya telah menikah dengan istri pertama ( telah cerai) punya anak laki laki 2 orang.
Kemudian saya menikah lg dengan Janda yg sudah
Punya anak 3 orang perempuan semua ( dari perkawinan suami yg dulu)
2 anak sy ikut sama ibunya dan 3 anak perempuan istri sy ikut bapaknya.
Istri saya sdh meninggal dunia.
Yg sy tanyakan ...
Apakah anak tiri saya berhak mendapat warisan dari istri saya ?
Terima kasih. Atas bantuannya.

Wassalamu'alaikum wr wb

JAWABAN

Anak tiri anda tentu tidak berhak mendapat warisan dari istri anda yang meninggal. Yang berhak mendapat warisan atas meninggalnya mantan istri anda hanyalah anak kandungnya yakni kedua anak laki-lakinya. Anda sendiri tidak mendapat warisan dari almarhumah karena cerai hidup. Disamping anak kandung, ada juga ahli waris yang lain seperti bapak dan ibu almarhumah (kalau ada). Baca detail: Hukum Waris Islam

CARA TAHU GADIS PEZINA SUDAH TOBAT

Ustaz saya mah bertanya, saya kn lagi dekat dengan cewek, tapi si cewek ini pernah melakukan zina. Bagaimana cara saya tau dia sudah bertobat atau belum. Terima kasih

JAWABAN

Bisa dilihat dari apakah (a) rajib shalat atau tidak; (b) sikap kepada anda dan pria lain genit apa tidak. Baca detail: Hukum Kholwat

Selain itu, yang tak kalah penting adalah minta bantuan orang lain untuk meneliti dan menyelidiki kesehariannya saat anda tidak tahu. Terutama tanya teman dan tetangga dekat. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

STATUS IJAB KABUL PERTAMA

Assalamu alaikum wr.wb

ust maaf mau nanya seputar nikah..
Apakah boleh ijab-kabul dua kali? ijab kabul pertama sah dilakukan dengan nikah siri, tetapi pada saat ingin mendapatkan akta nikah di KUA harus dilakukan lagi ijab-kabul dengan mahar yang berbeda
- Jika boleh, pembahasan fikihnya seperti apa ?
- Apakah maharnya boleh sama dengan ijab kabul yang pertama?
- Bagaimana status ijab-kabul yang pertama ?

terima kasih atas perhatian dan jawabannya.

wassalamu alaikum wr.wb

JAWABAN

Yang sah adalah ijab kabul pertama. Sedangkan ijab kabul kedua tidak ada efek apapun. Baca detail: Hukum Akad Nikah Dua Kali

Istri Selingkuh Sampai Hamil

Istri Selingkuh Sampai Hamil
ISTRI BERZINA SAMPAI PUNYA ANAK

Assalamualaikum ustadz,

Apa hukum islam yang saya dapat ustadz. Istri saya sudah berzina, dan menghasilkan anak dari perzinaannya. Saat anak ini lahir, ayah dari anak ini malah pergi. Dan rasa kasian yg saya alami melihat anak tanpa ayah. Dan saya pun meng'adzankan saat lahir. Dan sampai sekarang ini saya masih membiayai anak istri saya ustadz.

Tindakan apa yang harus saya lakukan, terhadap istri saya .. Apakah jalan satu satunya saya ceraikan atau bertahan. Tetapi saya bingung, kalau saya menceraikan istri saya, saya lebih kasian lagi ustadz dengan anak ini. Apalagi saya sudah anggap dia anak saya sendiri, walaupun saya bukan ayah
seutuhnya, istri saya cuman harapkan saya sebagai ayahnya, dan saya pun menerima permintaan istri saya ustadz. Tetapi dengan tiba2 istri saya mengirimkan saya pesan, dia mau minta di bersihkan, meminta saya
untuk ceraikan dia, dan saya pun tidak tau ustadz mw bilang apa, cuman yg sya rasakan sekarang hati sya sangat terpukul, saya sudah berusaha menjadi ayah untuk anak2, sampai kerja larut malam, dan tiba tiba
istri saya meminta cerai. Semoga beliau bisa menjawab pertanyaan saya ini. Dan saya pun sangat mengharapkan jawaban dari beliau. Sebelumnya Terima kasih.

JAWABAN

Istri yang berzina dengan pria lain sampai hamil dan punya anak, maka anak itu sah dinasabkan kepada suami yang sah selagi suami yang sah tidak menyangkalnya. Baca detail: Anak Hasil Selingkuh

Kalau di kemudian hari dia meminta cerai, maka itu terserah anda apakah akan memenuhi permintaan cerai tersebut atau tetap mempertahankan rumah tangga. Yang jelas, istri juga bisa melakukan gugat cerai ke pengadilan dan apabila diluluskan oleh hakim, maka perceraian bisa terjadi dan sah. Baca detail: Putusan Gugat Cerai, Jatuh Talak Berapa?

Jadi, pilihan ada di tangan anda: boleh mempertahankan rumah tangga atau memenuhi permintaan istri dengan menceraikannya. Baca detail: Cerai dalam Islam

WALI NIKAH AYAH TIRI

Assalamualaikum ustadz , saya mau bertanya , saya punya teman perempuan dia akan melangsungkan pernikahan , namun nama ayah yang ada di akta berbeda dengan nama ayah kandung sendiri dalam arti lain adalah ayah tiri. Sedangkan keberadaan ayah kandung masih bisa diketahui. Apakah sah apabila melangsungkan pernikahan dengan wali hakim sedangkan nama ayah yang disebutkan saat akad adalah ayah tiri. Terimakasih wassalamualaikum wr.wb

JAWABAN

Boleh penyebutan nama binti yang salah asal si pria tahu perempuan yang hendak dinikahinya. Namun tanpa menyebut itu lebih baik. Baca detail: Salah Menyebut Ayah Wanita Saat Akad nikah

dengan syarat: (a) ayah tiri tidak berhak untuk mewakilkan pernikahan pada wali hakim karena yang berhak mewakilkan hanya ayah yang asli. Jadi, ayah tiri jangan bertindak seakan-akan ia ayah kandung. Karena, ayah tiri tidak punya hak perwalian. Baca detail: Pernikahan Islam

(b) wali hakim hendaknya diberitahu bahwa ayah dalam KK adalah ayah tiri. Sehingga dia ketika ijab kabul menikahkan pengantin pria bukan atas nama wakil dari wali tapi sebagai wali hakim. Baca detail: Wali Hakim dalam Pernikahan

CALON SUAMI TIDAK SESUAI STANDAR ORANG TUA


Assalamu'alaikum ustadz,
Saya wanita 31 tahun, seorang wiraswasta, belum menikah. Saat ini ada pria yg ingin melamar saya, di mata saya dia orang yang baik, agamanya baik, soleh, & memiliki sifat yg lembut.

Tapi orang tua saya tidak setuju, karena saya seorang sarjana dan dia lulusan smp & pekerjaannya seorang freelancer.

Dia orang yg memiliki andil besar dalam perubahan hidup saya.
Dia orang yg menuntun saya untuk lebih dekat dengan Allah SWT.
Tapi orang tua saya ingin memiliki menantu yg berpendidikan sederajat dgn saya/sarjana, berpenghasilan & memiliki pekerjaan tetap, karena mengingat biaya hidup saat ini yg cukup mahal.

Ustadz, apa yg harus saya lakukan untuk mendapatkan restu orang tua saya, mengingat umur saya yang sudah tidak muda lagi? Tapi saya juga tidak ingin menikah tanpa restu orang tua
Terima kasih atas waktunya
Wassalamu'alaikum

JAWABAN

Pada dasarnya wanita dewasa boleh memilih calonnya sendiri dan menentukan calonnya sendiri. Orang tua wajib merestuinya, tidak boleh menentangnya kecuali karena alasan syariah. Sedang alasan orang tua anda sama sekali bukan alasan syariah. Baca detail: Batasan Taat dan Durhaka pada Orang Tua

Namun kalau anda ingin tetap mendapat restu dari orang tua, maka itu baik. Usahakan berbagai cara untuk meyakinkan dia bahwa dia layak untuk menjadi menantu. Caranya antara lain:
- Yakinkan orang tua bahwa anda bisa bahagia dengannya. Dan dia bisa menjadi imam yang baik.
- Kalau soal pendidikan, dia bisa sekolah lagi: (a) SLTA bisa ikut paket C; dan (b) meneruskan kuliah dengan ikut program kuliah ekstensi (Sabtu Minggu) atau Universitas Terbuka (UT).
- Soal pekerjaan, beritahu orang tua kalau dia pekerja keras yang tidak sulit mendapatkan pekerjaan. Atau wiraswasta.
- Beritahu orang tua bahwa Dia pria baik karakternya dan bagus agamanya. Kriteria yang akan menjamin anda akan bisa bahagia. Dan itu belum tentu bisa ditemukan pada pria lain yang sarjana dg penghasilan tinggi. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

SUAMI JARANG SHALAT, BOLEHKAH MINTA CERAI?


Assalamu alaikum wr wb ustadz.
Saya seorang istri dan ibu dari 2 org anak yg beranjak remaja. Selama bertahun-tahun saya gamang dg perkawinan saya dikarenakan suami saya jarang sholat dan perokok serta suka menekan saya jangan suka berbuat baik kepada orang lain/beramal.
Saya sudah memberi nasehat dan mendo'akannya supaya sholat dan berhenti merokok.

Yang mau saya tanyakan,
1. apakah perkawinan saya sah di mata Allah?
2. Apakah saya boleh meminta cerai demi kebaikan agama saya, kehidupan akhirat saya?
Saat ini saya bingung ustadz, jika saya bercerai bagaimana nasib pendidikan anak2 saya krn mereka mulai membutuhkan banyak biaya, bagaimana solusinya ustadz?

3. Bolehkah saya sholat hajat meminta Allah memisahkan saya dengan suami saya?
Terima kasih atas jawabannya ustadz
Wassalamu alaikum wr wb

JAWABAN

1. Pernikahan dengan suami pendosa tetap sah.

2. Boleh. Itu pilihan. Boleh meminta cerai boleh juga mempertahankan rumah tangga. Sama pilihannya dalam menyikapi pasangan selingkuh. Baca detail: Menyikapi Pasangan Selingkuh

3. Tidak perlu shalat hajat. Cukup anda beritahu niat anda pada suami. Karena hak untuk menceraikan itu ada pada suami dan hakim pengadilan. Baca detail: Cerai dalam Islam

Hukum Menikah dengan Pria Mualaf

Hukum Menikah dengan Pria Mualaf
PERNIKAHAN DENGAN PRIA MUALAF ORTUNYA NON-MUSLIM APA SAH?

Assalamuallaikum wr wb
Saya wanita ingin bertanya , saya ada masalah dengan keluarga mengenai rencana pernikahan saya . Calon saya seorang muallaf namun dia sudah pindah Islam sejak kelas 4 SD , keluarganya sendiri memang masih beragama Nonis (Kristen) .. Permasalahan disini , keluarga saya tidak bisa menerima kondisi status agama dari keluarga calon saya hanya karena takut di cemooh saudara2 lain krn menerima "besan" dari keluarga Nonis (Kristen) ..

Pertanyaan saya ,
1. Apakah sikap keluarga saya itu dibenarkan menurut Islam ?
2. Apakah pernikahan saya ini tidak SAH hanya karena keluarga calon beragama Nonis (Kristen) padahal Calon saya sendiri beragama Islam ?

Terima kasih
Wassalamuallaikum wr wb

JAWABAN

1. Sikap tersebut bisa dimaklumi dalam perspektif sosial. Pasti keluarga anda mengalami tekanan mental memiliki calon besan yang agamanya yang bukan sesama muslim. Anda harus mengerti dan berempati tentang itu. Namun demikian, keadaan itu hendaknya tidak menghalangi mereka untk tetap merestui pernikahan anda karena agama membolehkan hal tersebut asal kedua mempelai sama-sama muslim. Baca detail: Pernikahan Islam

2. Hukumnya sah. Pria muslim, walaupun mualaf dan keluarganya non-muslim, boleh menikah dengan wanita muslimah. Yang tidak boleh adalah pria non-muslim menikah dengan wanita muslimah. Baca detail: Nikah Beda Agama

MENIKAH SAAT HAMIL ZINA

Assalamualaikum,

Berikut latar belakang yang ingin saya sampaikan:

1. Saya dulu menikah dalam kondisi hamil,6 bulan kemudian anak saya lahir.

2. Setelah anak pertama berusia 1(satu) tahun, saya melahirkan anak kedua yang berjenis kelamin perempuan.

3. Setelah melahirkan anak kedua, saya baru mengetahui bahwa menikah dalam kondisi hamil tidak diperbolehkan dalam ajaran agama islam maka dari itu saya melangsungkan pernikahan ulang.

Berikut adalah pertanyaan yang ingin saya ajukan :

Saat anak kedua saya yang berjenis kelamin perempuan akan melangsungkan akad nikah, siapakah yang berhak menjadi wali nikahnya?

JAWABAN

Pertama, perlu diketahui bahwa menikah saat hamil karena zina itu dibolehkan menurut dua madzhab utama yaitu madzhab Syafi'i dan madzhab Hanafi. Oleh karena itu, nikah anda pada dasarnya tidak perlu diulang.
Kalau ternyata diulang, maka itu tidak ada efek apapun. Karena nikah pertama sudah sah. Baca detail: Hukum Nikah Wanita Hamil Zina, Sahkah?

Adapun yang tidak membolehkan adalah madzhab Hanbali dan madzhab Maliki. Dan anda bisa mengikuti dua madzhab pertama yang membolehkan.

Kedua, karena nikahnya sah, maka suami anda sah menjadi ayah kandung dari anak pertama maupun anak kedua. Dengan demikian, maka si ayah juga sah menjadi wali nikah putrinya.
Baca detail:
-
Status Anak Dari Pernikahan Hamil Zina

- Status Anak dari Perkawinan Hamil zina

MEMBUKA AIB PERSELINGKUHAN

Pertanyaannya,
Apabila ada seorang istri (anak 1) yang berselingkuh, tapi kemudian bertaubat dan meninggalkan pasangan zinanya serta resign dr pekerjaan demi bertaubat dan mengabdikan diri untuk suami dan anak.

Tak lama ia hamil, dan menganggap anak yg dikandung adalah anak suaminya. Tapi pada saat lahir, beberapa bulan kemudian, ia merasa cemas. Krn wajah bayi tidak mirip suaminya, tetapi cenderung mirip pasangan zinanya. Saat ini ia dalam keadaan ketakutan.

1. Haruskan ia mengaku kepada suaminya? Sedangkan ia takut kehilangan suami dan anaknya. Dan merasa kasihan dengan anak kedua yg ia lahirkan, krn kemungkinan anak zina.
2. Bagaimana dgn hadist yang mengatakan untuk menutup aib diri sendiri?
3. Bagaimana jg tentang hadist yg mengatakan anak yg dilahirkan seorang istri adalah hak suaminya. Meskipun anak yg dilahirkan mungkin saja dr hasil perselingkuhan?
4. Jika istri hanya diam dengan alasan menutup aib, apakah boleh?

Terima kasih.

JAWABAN

1. Tidak perlu mengaku kecuali kalau ditanya. Menyimpan aib termasuk bagian tahapan dari taubat nasuha selain berhenti dari perbuatan dosa tersebut, memohon ampunan Allah dan menambalnya dengan amal saleh.
Baca detail: Cara Taubat Nasuha

2. Hadits itu memang memerintahkan seorang pendosa untuk tidak memamerkan dosanya pada siapapun dengan alasan apapun. Dalam hadits sahih riwayat Muslim Nabi bersabda:

كل أمتي معافى إلا المجاهرين

Artinya: Setiap umatku akan dimaafkan kecuali para mujahir.

Mujahir adalah orang-orang yang menampakkan perilaku dosanya untuk diketahui umum

Baca detail: Hukum
Ghibah dan Gosip


3. Ya, betul. Anak tersebut menjadi anak sah dari suami yang sah. Bukan anak dari pasangan zinanya. Baca detail: Status Anak Hasil Selingkuh

4. Boleh. Dan jangan lupa untuk betul-betul taubat nasuha. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

Baca juga: Bohong dalam Islam

PERNIKAHAN AGAR DIRESTUI

Assalamu'alaikum ustadz, saya fulanah dari surabaya. Ustadz, apakah ada amalan untuk meluluhkan hati ayah saya yg tdk merestui rencana prnikahan saya dgn calon saya? Atau ustadz ada solusi? Maaf, ayah saya bersifat keras hati dan jauh dari agama, sedangkan calon suami saya adalah seorang pria yang sholeh, dan kami masih ingin berikhtiar agar bisa menikah. Mohon bantuannya Ustadz, terima kasih, wassalamu'alaikum wr wb.

JAWABAN

Cobalah meminta bantuan tokoh yang disegani dan dihormati ayah agar membujuknya bisa merestui hubungan anda berdua. Jangan lupa juga untuk berdoa. Baca detail: Doa Agar Disayang

MENIKAHI WANITA YANG DIHAMILI LELAKI LAIN

assalamu'alaikum...
saya ingin bertanya karena meragukan pernikahan ini, saya telah menikahi gadis yang dihamili orang lain lalu karena jarak tempat tinggal yang jauh dengan lokasi kuliah saya, maka sudah 2 tahun saya tinggalkan dan anaknya sudah lahir..

1. menurut pemahaman saya, dia sudah otomatis saya cerai hidup..menurut hukum bagaimana ?
2. dan anaknya bisa marganya saya yang dipake atau ?

JAWABAN

1. Pernikahan pria dg wanita hamil zina adalah sah. Baca detail: Menikahi Wanita Hamil Zina, Sah?

Oleh karena itu, dia tetap istri anda sebelum anda ceraikan. Tidak ada cerai otomatis. Kalau anda ingin menceraikan dia, maka anda bisa menceraikan dia secara lisan atau tertulis. Setelah diceraikan dan masa iddah habis, maka dia bisa menikah dengan pria lain. Baca detail: Cerai dalam Islam

2. Anaknya menjadi anak anda sehingga marganya memakai marga anda. Baca detail: Status Anak Dari Pernikahan Hamil Zina

Gadis Pemalu Mencari Jodoh

Gadis Pemalu Mencari Jodoh
GADIS PEMALU MENCARI JODOH

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Izin bertanya ustadz/kyai, saya adalah sesorang muslimah yang sudah berumur 23 tahun secara Hijriah. Saya berasal dari keluarga yang biasa saja. Dalam artian tidak terlalu keras dalam menjalani syari'ah dalam kehidupan sehari-hari termasuk perkara jodoh. Keluarga besar saya cenderung melepaskan putra-putri mereka dalam mencari pasangan hidup. Saya adalah seorang yang sangat pemalu dan membatasi diri dalam berkomunikasi dengan lawan jenis. Saya tidak pernah berpacaran dan tidak melakukan komunikasi intens dengan lawan jenis. Keluarga besar sudah mulai bertanya masalah jodoh. Dan saya bingung harus bagaimana. Mohon bimbingan ustadz/kyai bagaimana usaha yang boleh dalam agama bagi wanita untuk mendapatkan jodoh yang baik terlebih dalam bidang agamanya. Terima kasih sebelumnya,
Wassalam.

JAWABAN

Sebagaimana rejeki, orang yang mencari jodoh juga harus aktif 'jumput bola'. Jangan cuma menunggu. Tentu saja cara jumput bolanya berbeda antara laki-laki dan perempuan. Antara yang pemalu dengan yang tidak pemalu.

Bagi laki-laki atau wanita yang pemalu, cara mencari jodoh yang baik adalah dengan meminta bantuan orang tua, saudara atau kerabat agar dijodohkan dengan orang yang mereka kenal. Setelah itu baru dilakukan proses taaruf (saling kenal secara terbatas). Baca juga: Cara Memilih Jodoh

Jangan lupa juga untuk selalu berdoa. Baca detail: Doa Agar Disayang


PEREMPUAN BERSUAMI MENIKAH LAGI DENGAN LELAKI LAIN

Ass wr wb. Saya menikah sirih dengan seorang prempuan statusnya janda.dalam pernikahan saya dengan dia diberi anak. Setelah anak saya umur 7.bulan. Isteri saya nikah lagi, tampa seijin saya,bahkan saya tidak mengucapkan cerai.

jujur sebetul saya dan isteri saya nga ada masalah.cuma isteri saya berat pada bapaknya dan pihak ke 3 daripada anak kandungnya. bagaimana hukumnya menurut islam dan saya mohon 1000.mohon jalan selusinya. Wass wr wb.

JAWABAN

Perempuan hanya boleh menikah dengan satu suami. Wanita baru boleh menikah lagi dengan pria lain apabila (a) dicerai oleh suami pertama; dan (b) masa iddah sudah habis. Berdasarkan pada firman Allah QS Al-Baqarah 2:228.

Apabila istri belum dicerai lalu ia menikah lagi, maka hukum nikahnya batal atau tidak sah. Baca detail: Pernikahan Islam

Kecuai apabila dia mengajukan gugat cerai ke pengadilan agama dan hakim meluluskan permintaannya. Maka cerai oleh hakim juga sah. Dan setelah masa iddah selesai, wanita ini boleh menikah dengan pria lain. Baca detail: Putusan Gugat Cerai, Jatuh Talak Berapa?


BAIKAN DENGAN PACAR, APA JATUH TALAK PADA ISTRI?

Apakah jatuh talak pada istri, jika mengajak mantan pacar balikan lagi??
Tapi istri saya tidak tau
Terimakasih

JAWABAN

Tidak jatuh talak. Talak baru jatuh kalau suami mengucapkan kata 'cerai atau talak, atau pisah' pada istri. Misalnya: "Kamu aku talak" Baca detail: Cerai dalam Islam

DOA AGAR DIRESTUI ORANG TUA

Assalamualaikum ustadz
Saya mau tanya doa untuk membuat orangt tua pasangan setuju itu bagaimana
Karena saya dengan pasangan ingin segera menikah ,tapi satu sisi orang tua pasangan saya tidak setuju dengan alasan status saya yang single parent ,

JAWABAN

Baca doa di link berikut:


HUKUM MEMAKAI SUSUK

Assalamualaikum wr wb ustadz..saya mau bertanya apa hukum nya kalo memakai susuk? Apakah memakai susuk itu perbuatan syirik ustadz? Saya mohon pencerahannya tentang hal ini ya ustadz terimakasih..wassalamualaikum wr wb..

JAWABAN

Asal tidak merusak atau membahayakan kesehatan tidak apa-apa. Boleh. Baca detail: Hukum Jimat

PERNAH MEMEGANG TULANG ANJING SAAT KECIL

Assalamu'alaikum, alkhoirot.
Saya ingin bertanya.

Kejadian ini sudah lama, sewaktu saya masih SD (mungkin sekitar 2008 - 2010). Saat itu saya sedang bermain dengan teman-teman saya lalu saya memegang mainan berbentuk tulang. Di antara teman saya ada yang bilang kalau mainan itu pernah dimainkan (entah dijilat/digigit) oleh seekor anjing. Seingat saya setelah itu saya segera mencuci tangan saya 7 kali di antaranya dengan debu yang ada di jalan depan pagar rumah seseorang yang terlihat berdebu (entah bisa disebut debu atau pasir, saya tidak ingat pasti). Lalu saya ke sini jadi ragu, karena saya berpikir cara saya salah dalam menyucikan najisnya.

Pertanyaannya:

Bagaimana solusi untuk ini? Apakah saya perlu cuci tangan lagi 7 kali? Ataukah ini hanya waswas?
Dan oh ya, seingat saya mainan (plastik) berbentuk tulang yang saya pegang itu tidak basah, tangan saya pun tidak basah. Namun mainan tersebut agak lengket. Nah saya bingung, apakah lengket tersebut masih dalam kategori basah?

Mohon penjelasannya, saya akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan perkara ini.

Syukran.
Wassalamu'alaikum.

JAWABAN

Yang anda rasakan itu was-was. Kalau dulu sudah membasuh sebanyak 7 kali maka tidak ada lagi ada masalah. Tubuh anda sudah suci.

Yang masuk kategori basah adalah lembab. Lengket menurut hemat kami termasuk kategori tidak kering. Namun terlepas dari itu, dengan suda dibasuhnya sebanyak 7 kali, maka tubuh menyentuhnya sudah suci dan hendaknya tidak lagi difikirkan.
Baca detail:
- Najis dan Cara Menyucikan
- Was-was Najis Anjing
- Ragu Najis Anjing


MIMPI MELIHAT LAFADZ ALLAH DI AWAN

Assalamualaikum wr. Wb
Saya seorang gadis ber agama islam yang masih duduk di bangku perkuliahan.
Disini saya ingin mencari tahu tentang arti mimpi yang sudah beberapa kali saya alami.
1. Beberapa bulan yang lalu saya bermimpi melihat gambar allahu yg teramat besar diatas awan
2. Sebulan kemudian saya bermimpi kembali melihat begitu banyak bulan purnama diatas langit. Karena dalam mimpi itu suasananya malam hari. Lalu keesokkan harinya masih dalam mimpi itu saya melihat kembali lafadz allahu tertulis diatas awan. Disamping lafadz allah tersebut ada tulisan kecil yang bertuliskan namaku sendiri
3 kemudian semalam saya bermimpi melihat gambar awan yang berbentuk wajah nabi isa lalu tidak lama kemudian saya melihat kembali gambar dewa seperti yang diyakini umat hindu (INDIA)
Kemudian saya melihat lagi awan yang bergambar lafadz Allah

Saya tidak mengerti apa arti mimpi tersebut. Semoga bapak berkenan untuk menafsirkan mimpi tersebut...

Wassalamualaikum wr. Wb.

JAWABAN

Mimpi melihat lafadz Allah itu mimpi yang baik. Namun mimpi melihat hal lain yang menjadi tuhan agama lain menunjukkan anda sedang dalam keadaan gamang saat ini. Apabila itu benar, maka hendaknya anda fokus dan yakin pada kebenaran Islam dan mendalaminya agar tidak terombang ambing fikiran anda. Baca detail: Mimpi dalam Islam

11/02/18

Hukum Kotoran Lalat dan Kelelawar

Hukum Kotoran Lalat dan Kelelawar
KOTORAN KELELAWAR NAJIS MA'FU ATAU BUKAN?

Assalamualaikum
Apakah termasuk najis segala kotoran yang berasal dari kelelawar? Ataukah dima'fu? Kalau tidak salah di kitab Fathul Mu'in disebutkan bahwa بول وروث خفاش dima'fu karena لعسر الاحتراز عنها. Mohon petunjuknya terimakasih. Wassalamualaikum.

JAWABAN

Kotoran kelelawar termasuk najis yang dimaafkan (ma'fu). Sebagaimana disebutkan dalam kitab Fathul Muin yang anda kutip. Yang lengkapnya sbb:

(و) يعفى عن (محل استجماره و) عن (ونيم ذباب) وبول (وروث خفاش) في المكان، وكذا الثوب والبدن، وإن كثرت، لعسر الاحتراز عنها. ويعفى عما جف من ذرق سائر الطيور في المكان إذا عمت البلوى به.

Artinya: Dimaafkan najis dari tempat instinjak dengan batu, kotoran lalat, kencing dan kotoran kelelawar (yang terdapat) pada sautu tempat, baju dan badan, walaupun banyak. Karena sulit menjaga darinya. Dimaafkan najis kotoran burung yang kering pada tempat apabila hal itu terjadi secara umum (merata).

Sama dengan kotoran lalat dan kelelawar di atas adalah kotoran cicak dengan alasan yang sama.

Al-Dimyati dalam Ianatut Tolibin, hlm. 1/126, menjelaskan maksud pernyataan di atas sbb:

(قوله: في المكان) أي مكان المصلي، وهو متعلق بيعفى. (قوله: وكذا الثوب والبدن) أي وكذا يعفى عما ذكر فيهما. (قوله: وإن كثرت) غاية للعفو، وضميره المستتر عائد على ونيم الذباب وبول وروث الخفاش. أي أنه لا فرق في ذلك بين كثيره وقليله، ومثله أيضا لا فرق بين رطبه ويابسه. كما في التحفة. (قوله: لعسر الاحتراز عنها) علة العفو، أي ويعفى عما ذكر لأنه مما يشق الاحتراز عنه لكونه مما تعم به البلوى. (قوله: ويعفى عما جف من ذرق سائر الطيور) ذكر شرطين للعفو وهما الجفاف وعموم البلوى، وبقي أن لا يتعمد المشي عليه كما مر. وعبارة التحفة: ويستثنى من المكان ذرق الطيور فيعفى عنه فيه أرضه وكذا فراشه على الأوجه، إن كان جافا ولم يتعمد ملامسته.

Artinya: Kata "pada tempat" yakni tempat orang shalat. Ini terkait dengan dimaafkan. Kalimat "begitu juga dimaafkan pada baju dan badan" yakni dimaafkan juga najis tersebut terdapat pada pakaian dan badan. Kalimat "walaupun banyak" dhamir (kata ganti) kembali pada kotoran lalat dan kotoran kelelawar. Maksudnya, tidak ada bedanya antara banyak dan sedikitnya kotoran. Juga, tidak ada bedanya antara basah dan keringnya. Sebagaimana keterangan di kitab Tuhfah. ... Kalimat "dimaafkan najis kering yang berasal dari kotoran burung" di sini disebut dua syarat untuk dimaafkan yakni kering dan umumul balwa (meratanya najis). Selain itu, tidak boleh menyengaja lewat di atasnya. Dalam narasi kitab Tuhfah disebutkan sbb: Dikecualikan dari tempat (yang ada najisnya) adalah kotoran burung, maka dimaafkan darinya najis yang ada di tanah, begitu juga di tikar menurut pendapat yang lebih kuat apabila najisnya kering dan tidak sengaja menyentuhnya.

Baca detail: Najis Makfu

NAJIS DI LANTAI

Assalamu'alaikum,saya ingin bertanya...

Apakah saat kita menyapu lantai rumah lalu tanpa sengaja sapu yg kita gunakan ikut menyapu kotoran cicak yg masih basah kemudian kita melanjutkan menyapunya apakah najisnya menyebar ke seluruh lantai yg kita sapu menggunakan sapu yg terkena kotoran cicak itu? Lalu apakah nanti jika lantai itu tersentuh oleh tangan kita yg basah maka tangan kita jg ikut terkena najisnya ? Lantas bagaimana kalau tangan yg basah bekas menyentuh lantai itu jg menyentuh pakaian yg ada dilemari,apakah pakaian itu jg terkena najis? Tolong jawabannya.

JAWABAN

Kotoran cicak termasuk najis yang dimakfu (dimaafkan). Najis makfu adalah najis yang statusnya seperti suci sehingga tidak berakibat menularnya najis tersebut pada benda suci lain. Kotoran cicak statusnya sama dengan kotoran lalat dan kelelawar dalam segi sama-sama termasuk najis yang dimaafkan.

Al-Malibari dalam kitab Fathul Muin, hlm. 1/83, menyatakan:

(و) يعفى عن (محل استجماره و) عن (ونيم ذباب) وبول (وروث خفاش) في المكان، وكذا الثوب والبدن، وإن كثرت، لعسر الاحتراز عنها. ويعفى عما جف من ذرق سائر الطيور في المكان إذا عمت البلوى به.
Artinya: Dimaafkan najis dari tempat instinjak dengan batu, kotoran lalat, kencing dan kotoran kelelawar (yang terdapat) pada tempat, baju dan badan, walaupun banyak. Karena sulit menjaga darinya.

Al-Dimyati dalam Ianah Al-Tolibin, hlm. 1/126, menjelaskan lebih detail tentang makfu-nya najis kotoran hewan lalat dan kelelawar sbb:

أنه لا فرق في ذلك بين كثيره وقليله، ومثله أيضا لا فرق بين رطبه ويابسه

Artinya: Maksudnya, tidak ada bedanya antara banyak dan sedikitnya kotoran. Juga, tidak ada bedanya antara basah dan keringnya.

Kesimpulan: karena najis kotoran cicak dimakfu, maka apapun yang tersentuh najis tersebut tidak tertular najis.

Baca detail:
- Najis dan Cara Menyucikan
- Najis Ma'fu
- Salah Bacan Shalat

BAJU NAJIS DARAH DICUCI DI MESIN CUCI

Assalamua'laikum ustadz izin bertanya
Jika dahulu orang tua saya memasukkan celana yang terkena darah ke dalam mesin cuci dan saya mengetahui bahwa darah termasuk benda najis, sedangkan orang tua saya tidak mengetahui kenajisan darah tersebut.

Bagaimana hukum baju yang telah dicuci dan mesin cuci tersebut, karena baju yang telah dicuci oleh mesin cuci tersebut sudah banyak ?

JAWABAN

Najis darah yang masih menempel di celana itu disebut najis ainiyah. Tidak boleh langsung dimasukkan ke dalam mesin cuci. Harus dibersihkan dulu najis darahnya, baru di masukkan ke dalam mesin cuci. Kalau langsung dimasukkan tanpa mencuci dulu di luar mesin cuci, maka akan menajiskan seluruh pakaian yang ada di dalam mesin cuci. apabila ini terjadi, maka setelah dicuci di mesin cuci, seluruh pakaian tersebut harus dibilas ulang dengan cara menyiramkan air ke masing-masing pakaian untuk menghilangkan najisnya. Baca detail: Najis dan Cara Menyucikan

HUKUM LOMBA BURUNG

assalaamualaikum ustadz mao tanya lagi. Apa hukum lomba burung kicau? Sementara kita tau bahwa lomba yang hadiahnya diambil dari uang pendaftaran peserta hukumnya judi. Lalu ada suatu perlombaan burung kicau di daerah saya ada peraturan bahwa pendaftar pertama itu gratis. Apakah itu bisa dikatakan muhalil? Apakah perlombaan burung yang tadi itu masih haram? Terima kasih jazakumulloh ahsanal jaza

JAWABAN

Kalau cuma pendaftar pertama yang gratis, sedang pendaftar kedua dan seterusnya masih bayar, maka hukumnya haram. Namun, tidak semua lomba yang harus bayar itu haram. Ada juga yang halal. Baca detail: Lomba dalam Islam

Cerita Talak, Apakah Jatuh Cerai?

Cerita Talak, Apakah Jatuh Cerai?
CERITA TALAK, APAKAH JATUH CERAI?

Assalamualaikum...

Terlebih dahulu biar saya memperkenalkan diri saya terlebih dahulu. Nama saya Azly dan berasal dari Malaysia. mohon maaf sekiranya pertanyaan saya ini agak panjang. Saya fikir ia perlu bagi menerangkan situasi yang saya hadapi sekarang.

Begini Pak Ustadz sebelum saya menikah dengan isteri saya 5 tahun lepas (menikah tahun 2012) saya ada mengenali 2 orang wanita. Katakan wanita A dan B.

Wanita A telah lama saya kenali dan wanita B baru saya kenali. sebelum menikah saya pusing untuk memilih yang mana satu yang harus saya nikahi. selepas istikharah saya memilih wanita B sebagai isteri saya. walaupun didalam hati masih ada lagi rasa sayang dan cinta pada wanita A.

Berbalik kepada persoalan saya. Ada satu hari setelah menikah dengan wanita B, kira-kira sebulan sesudah menikah saya dan isteri menaiki kereta bersama-sama.

semasa menaiki kereta ada sebuah lagu diputar diradio kereta yang isi lagu tersebut mengisahkan perpisahan sepasang kekasih dan lagu itu tengah hitz waktu itu.

Saya pun mengikuti menyanyi lagu itu sambil memandu kereta dan sesekali melihat wajah isteri saya. semasa menyanyikan lagu tersebut ( saya sudah tidak ingat lirik lagu tersebut) yang saya ingat lirik itu ada berkaitan perpisahan diantara kekasih tiba-tiba ada bisikan atau lintasan hati (hati saya berbicara untuk ceraikan isteri saya).
masa saya menyanyi lagu tersebut. Yang saya ingat saya terus berhenti menyanyi. saya risau jangan-jangan saya telah menceraikan isteri saya dengan menyanyi lagu tersebut.

saya risau samada lintasan hati cerai tersebut terjadi sebelum saya melafazkan lirik lagu yang ada makna lafaz kinayah atau bersamaan semasa saya menyanyikan lirik lagu yang ada lafaz kinayah tersebut. kejadian ini sudah lama berlaku dan saya kurang ingat. apa yang saya tahu saya terus berhenti menyanyi. Hati saya mengatakan belum lagi terjadi talak sebab saya belum melafazkan secara sarih apa yang terlintas dihati saya walaupun pada ketika itu saya merasa ragu-ragu dan was-was.

Apa yang saya ingat saya bukan benar-benar nak bercerai dengan isteri saya pada waktu itu. saya pun baru berkahwin dengan isteri saya, walaupun pada masa itu saya masih teringat dan sayang pada wanita A.

Soalan saya Pak Ustadz bagaimana status hubungan saya dengan isteri saya sekarang. Saya takut hubungan saya dengan isteri saya sudah tidak halal.
sekarang isteri saya mengandungkan anak kami yang kedua. saya amat sayang isteri saya dan tidak mahu perceraian terjadi. saya risau pak Ustadz saya ada niat nak menceraikan isteri saya semasa menyanyikan lagu tersebut. Saya runsing sekarang ini. Mohon Pak Ustadz sudi menjawab persoalan saya. Terima kasih

Assalamualaikum.....

JAWABAN

Apa yang terjadi pada anda itu tidak terjadi talak. Bahkan seandainya dalam lagu itu ada kata talak sharih seperti "talak" atau "cerai" atau "pisah", maka talak tetap tidak terjadi. Ini masuk kategori "Bercerita masalah talak" dan cerita tentang sesuatu yang mengandung kata talak itu tidak berakibat cerai.

Zakariya Al-Anshari dalam kitab Al-Ghurar Al-Bahiyyah fi Al-Bahjah Al-Wardiyyah 4/246 menyatakan:

قوله: وقصد. أي قصد لفظه لمعناه أي قصد لفظه ومعناه؛ إذ المعتبر قصدهما ليخرج حكاية طلاق الغير، وتصوير الفقيه، والنداء بطالق لمن اسمها طالق

Artinya: ... yang dianggap (dalam talak) adalah kesengajaan dalam kata dan makna. Tidak termasuk dari talak adalah bercerita tentang talak orang lain, dan penjelasan talak seorang ahli fiqih, dan panggilan dengan kata "Taliq" (orang yang dicerai) bagi wanita yang kebetulan bernama Taliq. Baca detail: Cerai dalam Islam

HUBUNGAN TIDAK DIRESTUI KARENA ORANG TUA TIDAK RAJIN SHALAT

Assalamualaikum ustad,

Saya adalah laki-laki yang memiliki wanita yang ingin saya nikahi insyaAllah satu atau dua tahun lagi, namun ayah dari wanita tersebut tidak ridho anak perempuanya menikah dengan saya dengan alasan nasab saya kurang bagus. Hal itu dikarenakan ayah dan ibu saya masih tidak rutin mengerjakan sholat, terkadang tidak sholat Ashar, terkadang tidak sholat Dzuhur. Tetapi saya tidak seperti kedua orang tua saya InsyaAllah. InsyaAllah saya bisa membedakan mana yg haq mana yang bathil.

Pertanyaan saya adalah,
1. apa yang harus saya lakukan ustad?
2. apakah saya memang tidak diperbolehkan menikah dengan wanita idaman saya karena nasab saya seperti itu?
3. ataukah saya harus memberi pengertian kepada calon mertua saya tersebut?
Karena wanita idaman saya tersebut juga menjadi ragu-ragu sebab tidak di ridhoi oleh ayahnya

Terimakasih ustad atas jawabanya yang akan dikirim nanti
Wassalamualaikum

JAWABAN

1. Anda harus dapat meyakinkan orang tua calon anda bahwa anda betul-betul berbeda dengan kedua orang tua anda yang jarang shalat. Orang yang jarang shalat, menurut kalangan yang rajin ibadah, dianggap orang yang tidak baik dan tidak bisa dipercaya. Menurut mereka, kalau perintah Allah saja dilanggar bagaimana dengan hubungan sesama manusia. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

2. Secara agama boleh. Baca detail: Pernikahan Islam

3. Anda harus sering berkomunikasi dengan orangtuanya dan berusaha menarik simpati mereka. Caranya: (a) tunjukkan anda rajin shalat 5 waktu; (b) tunjukkan bahwa anda orang yang sopan dan santun sesuai dengan standar mereka; (c) tunjukkan anda orang agamis dengan tidak bersikap bebas pada pacar anda. Jaga jarak dan berhati-hati dalam berbicara; (d) kalau anda kurang mengerti ilmu agama, pastikan anda mulai belajar dari sekarang ilmu agama dasar; (e) minta tolong orang yang dikenal baik mereka untuk membantu anda.
Baca detail: Ilmu Dasar Islam

RUMAH TANGGA: TIDAK DINAFKAHI 5 TAHUN APA SUDAH TALAK?

pagi ustadz...
sy mw berkonsultasi...
sy dan calon suami sudah bersama selama 5 tahun...sy mengetahui suami sy masih memiliki istri tp sudah berpisah selama kurang lbh 7 tahun tp belum cerai dn rencananya sy mw menikah..

yg sy tanyakan adalah...
1.apakah di mata agama perceraian masih sah,mengingat suami sudah bertahun" lamanya meninggalkan istri dn tidak menafkahi?

2.sy diizinkan menikah dengan calon suami asal istri yg pertama tidak mau dicerai tp dy tidak keberatan meski tidak dinafkahi lahir batin..
3.apakah saya berdosa bila tetap menikah dengan calon suami?
4.apakah calon suami sy berdosa jika tetap tidak menafkahi istrinya krna memang calon suami sy sengaja tidak mau menafkahi istrinya (krna menurut calon suami,istrinya berpesan kalo tidak apa" suami menikah lg asal dy jgn diceraikan lagipula suami sy jg tidak tega menceraikan krna dy pernah berhutang budi dn masi ada hutang pada istri)

trimakasih ustadz atas jawabannya...dn apabila sy kurang jelas akan sy tnyakan lg kepada ustadz...maaf dan terimakasih sebelumnya..

JAWABAN

1. Pernikahan keduanya masih sah walupun tidak menafkahi dan tidak ketemu selama 7 tahun kecuali apabila (a) suami sudah menjatuhkan talak secara lisan atau tertulis; atau (b) istri melakukan gugat cerai yang disetujui oleh hakim.

2. Itu bagus.

3. Tidak berdosa. Lelaki boleh menikah lebih dari satu asal adil pada semuanya. Baca detail: Makna Adil dalam Poligami

4. Berdosa. Suami wajib menafkahi istrinya. Kecuali kalau istri ikhlas dan menerima untuk tidak dinafkahi. Baca detail: Hak dan Kewajiban Suami Istri

Hukum Poligami dalam Islam

Hukum Poligami dalam Islam
MENYIKAPI POLIGAMI DAN WANITA LEBIH BANYAK DARI LELAKI

Asalamualaikum ustad,,,
Bagaimana mnyikapi populasi wanita lebih banyak dibanding lelaki di zaman sekarang ini. Sedangkan sekarang banyak sekali perceraian karena maraknya pelakor (perebut suami orang) dengan dandanan yg lebih mnarik dan sexy.

1. Apakah populasi wanita yg lebih banyak mnyebabkan wanita menjadi pelakor, dan apakah seorang istri harus rela untuk dimadu?

2. Karena saya pernah mendengar kalau di zaman akhir populasi wanita lebih banyak dan seorang lelaki harus mnikahi beberapa wanita. Apakah pendapat itu salah ustad? Karena sebagai istri, bukankah sulit untuk membagi suami.

3. Bagaimanakah cara agar rumahtangga selamat dari para pelakor dan sekaligus di zaman sekarang ustad???

4. Walaupun seorang istri sudah brusaha tampil mnarik dan brusaha membahagiakan suami, tetapi kenapa masih saja lebih memilih untuk selingkuh, bagaimana agar suami selalu setia dan mencintai istri sepenuhnya ustad?
Wasalamualaikum

JAWABAN

1. Pemahaman bahwa adanya pelakor karena faktor wanita lebih banyak itu kesimpulan yang terlalu jauh. Fokus saja pada hukum yang ada. Dalam soal poligami bagi laki-laki adalah boleh, namun makruh menurut banyak ulama. Karena itu, laki-laki tidak dianjurkan poligami karena cenderung akan tidak adil. Itu yang harus jadi pedoman bagi kaum laki-laki. Imam Nawawi dalam kitab Al Majmuk, hlm. 16/144, menegaskan:

قال تعالى (فانكحوا ما طاب لكم من النساء مثنى وثلاث ورباع فإن خفتم ألا تعدلوا فواحدة أو ما ملكت أيمانكم ذلك أدنى ألا تعولوا) قيل في التفسير: أن لا تجوروا في حقوقهن فحرم الزيادة على الاربع وندب إلى الاقتصار على واحدة خوفا من الجور وترك العدل

Artinya: Allah berfirman dalam QS An-Nisa 4:3 bolehnya menikahi wanita dua, tiga, empat. Namun apabila takut tidak adil maka satu saja.. monogami itu lebih dekat untuk bersikap adil pada istri. Dalam tafsir dikatakan kalimat "la ta'ulu" artinya agar kalian tidak berbuat zalim atas hak mereka (para istri). Apabila tidak adil maka haram menikah lebih dari satu dan sunnah monogami karena dikuatirkan berbuat zalim dan tidak adil.

Intinya, laki-laki yang baik dan agamis tidak akan sembarangan berpoligami karena akan rentan berdosa. Juga tidak akan sembarangan membuka hubungan dengan wanita lain. Baca detail: Hukum Poligami

2. Salah.

3. Cara suami yang baik watak dan taat pada agama. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

4. Cari suami yang punya karakter yang kuat, tidak mudah tergoda, dan taat pada agama. Walaupun dia mungkin secara fisik kurang menarik atau secara materi tidak kaya. Begitu juga, anda sebagai wanita juga harus bersikap yang sama sebagai istri. Jangan membuka diri dengan lelaki bukan mahram agar terhindari dari perselingkuhan. Kalau laki-laki berselingkuh, itu karena ada wanita yang melayani perselingkuhan itu. Dalam situasi seperti ini, maka dibolehkan bagi pihak yang terzalimi untuk meminta cerai. Baca detail: Menyikapi Pasangan Selingkuh

ISTRI INGIN PAKAI CADAR, SUAMI TIDAK SUKA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...
Afwan sy mau bertanya apakah hukumnya kalau sy memakai cadar sementara suami tidak suka
Sedangkan hal itukan tidak menentang ajaran agama dan rosulnya
Tolong d jelaskan
Syukron

JAWABAN

Sebaiknya anda taati suami. Karena, cadar hukumnya tidak wajib. Baca detail: Hukum Memakai Cadar

Sedangkan taat pada suami adalah wajib. Baca detail: Batasan Taat Istri pada Suami


SUAMI MENINGGAL, ISTRI BERZINA: SIAPA YANG TANGGUNG DOSANYA?

assalamu'alaikum wr wb..
saya ingin bertanya,adakah seorang suami yg telah meninggal dunia akan mendapat siksa bila si istrinya melakukan perbuatan zina..
suaminya telah meninggal 1th yg lalu.
terimakasih sebelumnya
wassalam.

JAWABAN

Ketika suami meninggal, maka secara otomatis wanita yang dulu menjadi istrinya tertalak dengan sendirinya. Dan setelah masa iddah habis, maka si istri bebas menikah dengan pria lain. Baca detail: Masa Iddah Istri yang Dicerai

Dengan demikian, apabila mantan istri berzina, suami tidak ada urusan lagi dengan mantan istri dan tidak ada tanggung jawab. Dosa istri sepenuhnya menjadi tanggung jawab si istri.

AIB ZINA, HARUSKAH MEMBERITAHU PADA CALON SUAMI?

Assalamualaikum saya mau bertanya. Dahulu di masa lalu saya pernah melakukan hubungan terlarang dengan pasangan dan tidak jadi menikah karena tidak direstui kedua orang tua. Dan skrg saya sudah bertobat dan tidak mengulanginya lagi. bagaimana jika sekarang ada seorang laki-laki yang baik yang ingin melamar..apa yang harus di lakukan, sedangkan saya mencintainya. saya takut aib saya terbongkar. apakah saya harus memberitahunya? Apa yang harus saya lakukan? Saya bingung dan merasa sedih. Saya takut jika nanti akan ketahuan aib saya di saat kami sudah menikah. Saya mohon bantuannya. Terimakasih.

JAWABAN

Secara umum, aib harus ditutupi. Namun kepada suami, aib tersebut harus diberitahu kalau memang dia bertanya. Karena, calon suami adalah pembeli dan dalam jual beli penjual harus memberitahu aib "barang" yang akan dijualnya. Kalau anda saat ini sudah taubat nasuha, maka insyaAllah dia akan menerima keadaan anda. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

INGIN POLIGAMI ISTRI PERTAMA TAK SETUJU

Assalamualaikum wr.wb.

Dear ustad/ ustadzah..

Perkenalkan sblmnya nama saya Hadi usia 41th. Saat ini saya sdh menikah dgn istri usia 38th dan sdh punya 3 putra putri.

Saat ini saya ingin menikah kembali dgn janda usia 35th dgn 1 anak perempuan. Perkenalan kami secara tdk sengaja dan itu sdh sekitar 2th yg lalu sblm yunda (nama janda tsb) sblm bercerai dgn suaminya. Dan perceraian mereka bkn karena saya sbg org ketiga, melainkan ada hal intern mereka.

Saya akui kedekatan tsb stlh saya yg mulai connect di FB dan itu hanya sekedar add friend dan stlhnya kami jg tdk ada hubungan thn 2016. Dan bln Maret 2017 ketika saya ke kntor yunda dan itupun masi biasa blm ada perasaan cinta dan sayang. Smp akhirnya kita dkt krn memang ada kecocokan dlm chat jg komunikasi. Dan itu berlanjut smp kita sering janjian dan kluar kota bahkan maap kami sama2 khilaf dan sdh zina.
Saat ini saya ingin mengakhiri zina ini dgn taubat dan menikah dan niat hal ini sdh saya utarakan kpd istri pertama saya (titin) dan istri saya bersikeras tdk bersedia jika saya menikah lg.

Saat ini saya berada dlm ambang kegamangan batin dan jiwa. Saya berusaha istrkhrh tp belum jg menemukan kecondongan hati. Dan hal ini jg sdh dilakukan oleh yunda mll istkhrh agar kami sama2 diberikan petunjuk. Atas kondisi tsb bagaimana saya memutuskan.

Krn secara fisik dan materi saya mampu dan saya ingin menikahi yunda juga bkn karena napsu belaka melainkan rasa tanggung jwb saya.

Apakah saya salah jika saya ttp melakukan pernikahan dgn yunda meskipun bawah tangan.
Mohon dibantu solusinya.
Terimakasih

Wassalmualaikum wr wb..

JAWABAN

Poligami hukumnya boleh dalam Islam dan tidak diperlukan ijin dari istri pertama. Walaupun secara negara, ijin istri pertama itu diperlukan untuk mendapatkan pengakuan legal formal. Baca detail: Poligami Tanpa Ijin Istri Pertama

Walaupun poligami dipermudah dalam syariah Islam, namun bisa juga dianggap sulit. Sulitnya adalah karena wajib hukumnya berbuat adil kepada semua istri. Dan berdosa serta zalim apabila tidak bisa berbuat adil kepada salah satunya. Baca detail: Makna Adil dalam Poligami