24/09/19

Janda Didekati Lelaki Beristri

JODOH: JANDA DIDEKATI LELAKI BERISTRI

Aslkm...sy bisa bertanya sklgus curhat ttg kehidupan dn mslh hati yg sdg ku hadapi saat skrg...sy saat ini janda satu anak,trus ada seorang laki2 yg sdh pnya istri yg dtg mengisi kksgnku..dia bgtu syg dn prhtian sm sy dn ank sy bukan meminta sy untuk jd istri yg kedua dgn nikah siri tnpa istri pertama tau...tp dia blg suatu saat akn ketahuan itulah wktux kt sama2 slg mmlki...

yang sy tau istri prtmax orgx cuek dn prnh d dpt slgkuh tp suami msh bertahan dmi ank2...sy mnt untuk dtinggalkn tp tdk mau skli smpai jtuh sakit.

sy sndri bingung harus bgmna.dn sy tdk bs pungkiri sy jg syg skli sm dia tp dssi lain sy jg dilema krn ada istrix.tlg dksi ptunjuk.mksh

JAWABAN

Sebisa mungkin hindari menikah dg pria beristri dengan cara pernikahan siri tanpa ijin istri pertama walaupun hal ini boleh secara syariah. Baca detail: Hukum Poligami Tanpa Ijin Istri Pertama

Karena nikah siri semacam ini akan sangat merugikan perempuan dan menguntungkan lelaki dalam segi kekuatan tawar menawar. Posisi perempuan akan sangat lemah secara hukum maupun sosial, sementara pihak lelaki akan cenderung berbuat seenaknya alias tidak adil pada istri kedua yg siri. Mulai dari tidak memberi nafkah lahir batin, KDRT, menolak menceraikan, dll. Sementara istri siri tidak bisa membalas perilaku buruk suaminya karena ketiadaan ikatan hukum secara legal dan resmi.

Namun demikian, kalau anda hanya ingin sekedar menghalalkan hubungan, agar tidak berzina, dan tidak mengharapkan lebih dari itu, maka dipersilahkan dengan segala resiko yg harus siap anda tanggung di kemudian hari. Baca detail: Hukum Poligami dalam Islam

Walaupun demikian, idealnya anda mencari calon pria yang tidak beristri. Itu jauh lebih baik dan lebih menjamin masa depan kehidupan berumah tangga. Baca detail: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

TALAK

Assalamualaikum pak, apa yang saya garis bawah i itu tidak trjadi talak? Trus suami pernah bilang, bilang ke aku soalnya ak bahas kebimbangan tentang talak, terus suami saya marah, trus bilang gini kok tetap saja yang di bahas / di omong kamu itu talak , talak, talak, apa ini jatuh talak, tolong di jawab pak, biar saya lega dan gak bimbang

JAWABAN

Yang digarisbawahi itu tidak jatuh talak karena sebagaimana sudah dijelaskan itu terkait talak kinayah dan suami sudah menjawab tidak ada niat talak. Talak kinayah yang tidak disertai niat tidak jatuh talak. Baca detail: Talak Sharih dan Kinayah

Sedangkan ucapan suami "kok tetap saja yang di bahas / di omong kamu itu talak , talak, talak," itu tidak jatuh talak karena itu sama dengan cerita talak. Bukan bersengaja untuk menjatuhkan talak. Baca detail: Cerita Talak

UCAPAN 'GIH' APAKAH JATUH TALAK?

Assalamualaikum wr wb.

Pak ustadz, apakah kata "Gih" saja termasuk lafadz kinayah atau bukan? (misalkan ucapan "gih" saja tanpa ada konteks apa2)
atau merupakan lafadz yang menggantung dimana ia membutuhkan konteks atau kata yang lain sehingga bisa menjadi lafadz kinayah?

Saya juga pernah mendengar dari seorang ustadz bahwa kata "pergi" bukan merupakan kata kinayah namun kata yang menggantung (sesuai dengan konteks). Misalkan ketika suami berkata "pergilah!" (maksudnya pergilah ke kamar untuk tidur). Apa betul demikian pak ustadz?

Berikutnya pak ustadz, ketika kita menceritakan masa lalu yang barangkali ada kata, misalkan "dulu ketika saya belum menikah" atau "pada waktu itu (dulu), saya pernah nyuruh dia pulang" apakah ini bisa termasuk lafadz kinayah pada saat ini atau hanya sekedar bercerita saja pak ustadz?

JAWABAN

Kalau kata 'Gih' diucapkan tanpa konteks menceraikan, maka dia bukan kinayah.

Begitu juga kata 'pergi' kalau konteksnya menyuruh istri pergi ke kamar tidur, maka jelas di luar konteks cerai. Jadi, betul kata ustadz tersebut.

Jadi, konteks ini penting dalam masalah talak. Sebagaimana sering kami jelaskan, ucapan talak sharih pun kalau diucapkan di luar konteks talak, maka tidak terjadi talak. Misalnya talak sharih diucapkan dalam konteks bercerita. Baca detail: Cerita Talak

Dapatkan buku-buku Islam karya A. Fatih Syuhud di sini.. Konsultasi agama, kirim via email: alkhoirot@gmail.com


EmoticonEmoticon