24/11/17

Air Diam yang Terkena Najis

Air Diam yang Terkena Najis

Bab Air Diam (الماء الراكد) atau tidak mengalir apabila terkena najis Pengajian ke-10 Kitab Al-Umm Imam Syafi'i.


( قال والمحرم كله سواء إذا وقع في أقل من خمس قرب نجسه

ولو وقع حوت ميت في ماء قليل أو جرادة ميتة لم ينجس ; لأنهما حلال ميتتين ، وكذلك كل ما كان من ذوات الأرواح مما يعيش في الماء ، ومما لا يعيش في الماء من ذوات الأرواح إذا وقع في الماء الذي ينجس ميتا نجسه إذا كان مما له نفس سائلة

Artinya: Imam Syafi'i berkata: Perkara yang diharamkan semuanya sama. Apabila jatuh pada air yang kurang dari 5 qurbah (2 qullah), hukum air adalah najis.

Apabila ada ikan atau belalang mati di air yang sedikit, maka status air tidak najis karena kedua bangkai ikan dan belalang halal dimakan. Begitu juga semua jenis makhluk yang hidup di air. Adapun bangkai hewan yang tidak hidup di air apabila jatuh di air yang sedikit maka status air najis apabila hewan tersebut darahnya mengalir.[1]

------------------
[1] Contoh binatang yang darahnya tidak mengalir seperti lalat, nyamuk, dll.

bab air yang tidak mengalir yang kemasukan lalat atau binatang kecil lain yang darahnya tidak mengalir.


فأما ما كان مما لا نفس له سائلة ، مثل الذباب ، والخنافس وما أشبههما ففيه قولان أحدهما أن ما مات من هذا في ماء قليل أو كثير لم ينجسه ومن قال هذا قال فإن قال قائل هذه ميتة فكيف زعمت أنها لا تنجس ؟ قيل لا تغير الماء بحال ، ولا نفس لها فإن قال : فهل من دلالة على ما وصفت ؟ قيل : نعم { إن رسول الله صلى الله عليه وسلم أمر بالذباب يقع في الماء أن يغمس فيه } ، وكذلك أمر به في الطعام وقد يموت بالغمس ، وهو لا يأمر بغمسه في الماء والطعام وهو ينجسه لو مات فيه ; لأن ذلك عمد إفسادهما

Adapun bangkai hewan yang darahnya tidak mengalir, seperti lalat dan kumbang dan yang serupa, maka ada dua pendapat. Pertama, hewan yang mati dalam air yang sedikit atau banyak tidak menajiskan air tersebut. Ulama yang berpendapat demikian berkata: Apabila ada yang bertanya, "itu adalah bangkai bagaimana Anda mengira bahwa bangkai tidak najis? Jawabannya adalah: "Karena tidak merubah air dan tidak ada darah." Apabila dia bertanya lagi, "Apakah ada dalilnya dalam soal ini?" Jawabnya, "Iya. Rasulullah pernah memerintahkan untuk menenggelamkan/memasukkan lalat yang jatuh ke air. Begitu juga Nabi memmerintahkan hal itu pada makanan. Padahal lalat yang dicelupkan terkadang mati. Nabi tidak akan memerintahkan untuk menenggelamkan lalat dalam air dan makanan kalau dapat menajiskan seandainya dia mati di dalamnya. Karena penenggelaman lalat itu akan merusak minuman dan makanan tersebut.

Kitab Al-Umm I/44



والقول الثاني أنه إذا مات فيما ينجس نجس ; لأنه محرم ، وقد يأمر بغمسه للداء الذي فيه والأغلب أنه لا يموت ، وأحب إلي أن كل ما كان حراما أن يؤكل فوقع في ماء فلم يمت حتى أخرج منه لم ينجسه وإن مات فيه نجسه ، وذلك مثل الخنفساء والجعل والذباب والبرغوث ، والقملة وما كان في هذا المعنى

( قال ) وذرق الطير كله ما يؤكل لحمه وما لا يؤكل لحمه إذا خالط الماء نجسه ; لأنه يرطب برطوبة الماء .

Pendapat kedua adalah apabila bangkai darah hewan yang tidak mengalir itu jatuh ke air yang kurang 2 qullah maka air menjadi najis. Karena bangkai itu perkara yang diharamkan. Adanya perintah Nabi untuk menenggelamkan karena adanya penyakit dan umumnya penenggelaman lalat tidak membuat mati. Saya lebih suka pada pendapat bahwa setiap hewan yang dapat dimakan kemudian jatuh ke dalam air dan tidak mati sampai dikeluarkan dari air maka status air tidak najis apabila mati di dalam air maka status air menjadi najis. Itu seperti kumbang, lalat, kutu, dll.

Imam Syafi'i berkata: Adapun kotoran (tahi, tinja) burung hukumnya najis baik burung yang halal dimakan atau yang haram. Karena, kotoran burung itu menjadi basah dengan basahnya air.


Air Diam (13): Sucinya Jeringat dan Air Ludah manusia dan hewan kecuali anjing dan babi.

( قال الربيع ) وعرق النصرانية والجنب ، والحائض طاهر ، وكذلك المجوسي وعرق كل دابة طاهر وسؤر الدواب والسباع كلها طاهر إلا الكلب ، والخنزير

( قال الربيع ) وهو قول الشافعي وإذا وضع المرء ماء فاستن بسواك وغمس السواك في الماء ثم أخرجه توضأ بذلك الماء ; لأن أكثر ما في السواك ريقه ، وهو لو بصق أو تنخم أو امتخط في ماء لم ينجسه والدابة نفسها تشرب في الماء ، وقد يختلط به لعابها فلا ينجسه إلا أن يكون كلبا أو خنزيرا
Artinya: Imam Rabi' berkata: Keringat umat Nasrani, orang junub dan wanita haid hukumnya suci. Begitu juga suci keringat umat Majusi, keringat binatang, bekas air yang diminum binatang kecuali anjing dan babi.

Imam Rabi' berkata: itu adalah pendapat Imam Syafi'i. Apabila seseorang meletakkan air kemudian bersiwak dan memasukkan siwaknya ke dalam air, maka airnya tetap suci dan dapat dipakai berwudhu, karena yang terdapat di dalam siwaknya kebanyakan adalah air ludahnya. Dan apabila dia neludah, mengeluarkan ingus dari hidung hal itu tidak menajiskan air. Apabila ada binatang yang meminum air itu dan air liurnya bercampur dengan air, status air tidak najis kecuali air liur anjing dan babi.



( قال ) وكذلك لو عرق فقطر عرقه في الماء لم ينجس ; لأن عرق الإنسان والدابة ليس بنجس وسواء من أي موضع كان العرق من تحت منكبه أو غيره

وإذا كان الحرام موجودا في الماء وإن كثر الماء لم يطهر أبدا بشيء ينزح منه ، وإن كثر حتى يصير الحرام منه عدما لا يوجد منه فيه شيء قائم فإذا صار الحرام فيه عدما طهر الماء وذلك أن يصب عليه ماء غيره أو يكون معينا فتنبع العين فيه فيكثر ، ولا يوجد المحرم فيه فإذا كان هكذا طهر وإن لم ينزح منه شيء
Artinya: Imam Syafi'i berkata: Begitu juga suci apabila seseorang berkeringat dan menetes ke dalam air maka tidak menajiskan air tersebut. Karena keringat manusia dan hewan tidak najis dari manapun datangnya keringat itu baik dari bawah bahu atau lainnya.

Apabila ada perkara haram (najis) dalam air -- walaupun air itu banyak--maka perkara najis itu tidak bisa suci dengan sesuatu yang dibuang darinya.

Apabila air itu banyak sehingga perkara haram (najis) itu hilang, tidak ada perkara najis yang menetap di dalamnya, maka pabila perkara haram (najis) itu hilang, air menjadi suci. Hal itu dilakukan dengan cara (a) mengalirkan air lain pada air tadi; atau (b) keluar mata air sehingga air menjadi banyak dan tidak ada perkara najis di dalamnya. Apabila terjadi seperti ini, maka air menjadi suci walaupun tidak ada yang dikurangi (diambil) dari air tadi.

Dapatkan buku-buku Islam karya A. Fatih Syuhud di sini.. Konsultasi agama, kirim via email: alkhoirot@gmail.com


EmoticonEmoticon